Direktori


PENGENALAN LINUX

TUJUAN PRAKTIKUM

1)   Praktikan mengetahui apa saja yang membentuk Linux.dan membedakannya dengan sistem operasi yang lain.

2)   Praktikan mengetahui cara untuk dapat masuk ke sistem operasi Linux.

3)   Praktikan mengenal sistem file dan direktori pada Linux dan perintah yang berhubungan dengan file.

4)   Praktikan mengetahui perintah-perintah dasar dalam sistem operasi Linux.

5)   Praktikan menguasai editor Vi.

6)   Praktikan mengetahui apa saja yang termasuk dalam utilitas aritmatika.

7)   Praktikan mengetahui perintah-perintah yang terdapat utilitas teks.

 

TEORI PENUNJANG

 

  1. A.  Pendahuluan.

 

Program yang berada di Linux tidaklah berbeda jauh dengan program yang berada di Unix. Untuk itulah pada modul ini pembaca akan menemukan banyak kesamaan dengan perintah-perintah yang di Unix.

Program yang ada di Unix/Linux dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:

1)   Sistem dasar (Basic System).

Berisi ratusan program yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:

a)    Utilitas (Tool atau Utility).

Adalah: program bantu di luar shell untuk melakukan tugas tertentu, misalnya:

*                    Mengirim berita secara elektronik

*                    Menyunting dokumen.

*                    Melakukan perhitungan.

Berikut contoh utilitas yang ada pada Linux:

*      cal, untuk menampilkan kalender.

*      cat, untuk menampilkan isi dokumen.

*      cc, untuk mengkompilasi program.

*      date, untuk menampilkan tanggal dan jam kalkulator.

*      grep, untuk mencari kata tertentu dalam suatu dokumen.

*      mail, untuk Electronic Mail.

 

b)   Shell.

Shell dan Kernel merupakan perantara antara pemakai dan perangkat keras (hardware). Shell memungkinkan pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer. Tugas Shell adalah membaca dan menerjemahkan perintah pemakai sebagai  suatu permintaan dan memberikannya ke Kernel. Oleh sebab itu Shell disebut juga Penerjemah Perintah (Command Interpreter).

Pada sistem Unix/Linux umumnya terdapat beberapa macam Shell, di antaranya: C Shell (semula dikembangkan pada sistem Unix Barkeley), Bourne Shell  (bagian dari standar Unix) dan Korn Shell  (sangt populer dan diramalkan sebagai  Shell masa depan, sifatnya kompatibel dengan Bourne Shell dan memadukan keistimewaan yang dimiliki oleh C Shell).

Berikut informasi sejumlah Shell pada Unix/Linux, yaitu:

1)  bash (Bourne Again Shell).

2)  csh (C Shell).

3)  ksh (Korn Shell).

4)  sh (Bourne Shell).

5)  tcsh (Tenex C Shell).

 

c)    Kernel.

Kernel merupakan program inti dari Sistem Unix/Linux. Tugasnya adalah:mengendalikan akses terhadap komputer, mengatur memori komputer, memelihara sistem file dan mengalokasikan sumber daya komputer di antara pemakai.

2)   Produk pihak ketiga (third-party product).

Merupakan program di luar sistem Unix/Linux dasar, yang dibuat oleh pihak ketiga. Program ini dijual secara terpisah dengan sistem Unix/Linux. Contohnya: manajemen database (seperti: ORACLE, INFORMICS-SQL dan INGRES), pengolah kata (seperti:FENIX) dan kompiler bahasa pemograman  (seperti: Pascal, Basic, Cobol ataupun 4GL).

 

  1. B.  Login Linux.

 

Adalah: proses masuk ke sistem operasi Unix/Linux, biasanya disebut Login (Logging in), Logging On atau Signing On.

Tujuan Login:

1)   melakukan pengecekan, berhak tidaknya pemakai menggunakan sistem.

2)   sistem dapat melakukan pengaturan environment yang sesuai dengan pemakai.

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan bila seorang user hendak Login ke Sistem, yaitu:

  • huruf kapital dan huruf kecil mempunyai makna yang berbeda,
  • nama user Ti01 berbeda dengan ti01 ataupun TI01.
  • pemakai harus memasukkan password dan diakhiri dengan Enter.
  • pemakai tidak dapat masuk ke sistem tanpa memasukkan password, jika  pemakai lupa, dapat meminta pada Administrator untuk menghapus atau merubah password.
  • jika nama user dan password yang dimasukkan benar, maka muncul prompt dari Shell. Misalnya: % merupakan prompt dari C Shell dan $ prompt  dari Bourne Shell.

 

  1. C.  Sistem File dan Direktori.

 

Sistem file pada Unix/Linux tersusun dari sejumlah file dan direktori, dan sering digambarkan sebagai struktur pohon yang dibalik. Pada bagian puncak terdapat sebuah ditektori yang disebut root  directory atau direktori /  (slash). Direktori di bawah root umumnya:

  • /bin, berisikan program-program dasar Linux.
  • /etc, berisi file-file administrasi sistem.
  • /usr, berisi perintah-perintah Unix dan file administrasi sistem dan mengalokasi file-file dari pemakai, yang dikenal dengan home directory.
  • /dev, berisi file-file piranti milik sistem.
  • /tmp, menyimpan file yang bersifat sementara (tidak ada pada Linux).

Direktori yang berada di direktori lain disebut dengan sub-direktori.

Tiga jenis file yang ada pada Unix/Linux:

  • File biasa, misalnya file untuk menyimpan dokumen, program ataupun data. File ini dibedakan lagi menjadi file teks (berisi kode-kode yang dapat kita baca) dan file biner (berisi kode-kode mesin).
  • Direktori, file yang berisi daftar file (file biasa ataupun subdirektori lain).
  • File spesial, file yang menyatakan piranti fisik seperti disk, tape, floppy dan printer.

 

Setiap pemakai yang berhasil login ke sistem Unix/Linux, biasanya memiliki direktori kerja di Home Direktori, dimana setiap pemakai tersebut dapat menciptakan file/direktori, melihat isi file/direktori, serta menghapus file/direktori. Direktori Kerja dari setiap pemakai dapat diketahui dengan perintah pwd.

Penamaan direktori dan file:

  • Semua karakter selain slash(/) boleh digunakan.
  • Beberapa karakter yang sebaiknya tidak dipergunakan adalah:

?@#$^&*()`[]\|;’”<> spasi tab backspace

  • Huruf kecil dan huruf kapital berbeda arti.
  • Maksimal berdiri dari 14 karakter.
  • Jangan gunakan nama dot (.) dan dot dot (..) sebagai nama file, karena nama itu mempunyai makna khusus.

 

  1. D.  Perintah-perintah Dasar Stand-alone.

 

  • ls, melihat isi direktori.
  • mkdir, menciptakan direktori.
  • cd, mengubah direktori.
  • rmdir, menghapus direktori.
  • cat, menampilkan isi file dan menciptakan file.
  • cp, menyalin file.
  • rm, menghapus file.
  • mv, mengganti nama file/direktori  dan memindah file ke direktori lain.
  • ln, link ke  file lain.
  • lp, mencetak isi file.
  • find, mencari file.
  • chmod, untuk mengubah model akses terhadap file  atau direktori.
  • chgrp, untuk mengubah group dari file.
  • chown, untuk mengubah kepemilikan dari file.

 

  1. E.  Perintah Yang berhubungan dengan file.

 

1)   Metacharacter, karakter yang mempunyai makna khusus bagi shell. Di antaranya:

  • *, Pencocokan dengan sebarang string (deretan karakter).
  • ?, Pencocokan dengan sebuah karakter apa saja.
  • [, Awal dari sebuah kelas karakter.
  • ], Akhir dari sebuah kelas karakter.
  • -, Menyatakan kawasan sebuah karakter dalam  sebuah kelas.
  • !, Digunakan dalam tanda [] untuk menyatakan “selain karakter” yang mengikutinya (khusus untuk Bourne shell dan Korn Shell).

Untuk mematikan fungsi Metacharacter, diantaranya dengan:

  • karakter \  ( backslash), untuk mematikan sebuah metacharacter.
  • sepasang tanda “, digunakan untuk mematikan sejumlah metacharacter.
  • sepasang randa  perik tunggal (‘), digunakan untuk mematikan fungsi seluruh metacharacter yang terletak di dalamnya.

2)   Titik koma sebagai pemisah antarperintah, dalam hal ini sebelum dan sesudah titik koma tidak boleh ada spasi.

3)   Redirection.

  • Output Redirection, keluaran perintah biasanya diarahkan pada terminal layar/monitor. Selain ke layar, dapat  juga diarahkan ke file. Dapat dilakukan dengan karakter: > (file yang ada akan tertimpa), >> (menambah file yang sugah ada), dan  >! (untuk memaksa penulisan ke file yang sudah ada).
  • Input Redirection, masukan perintah biasanya berupa terminal keyboard. Dengan Unix/Linux, standar masukan tidak hanya dari keyboard, dapat juga dilakukan dengan data dari file. Dilakukan dengan karakter <.
  • Error Redirection, pesan kesalahan biasanya diarahkan ke layar. Selain itu dapat juga diarahkan ke file, dengan menggunakan simbol 2> atau 2>>. Angka 2 di depan simbol > dan >> menyatakan kode deskripsi file dari standard error (stderr, merupakan file standar dari Unix/Linux untuk kesalahan. Selain itu adalah stdin, untuk masukan dan  stdout, untuk keluaran). Kode deskripsi dari stdin sama dengan nol, sedangkan stdout sama dengan satu.

4)   Penggunaan Pipa (Pipe).

Digunakan untuk mengarahkan keluaran dari suatu perintah ke perintah lain. Keluaran dari perintah yang satu akan menjadi masukan bagi perintah yang lain. Simbol yang digunakan berupa vertikal bar ( | ). Sebelum dan sesudah tanda ini boleh ada spasi, karena sifatnya yang optional.

5)   Filter.

Adalah : utilitas yang akan membaca data dari standar input dan biasanya memanipulasi data sebelum melepaskannya ke standar keluaran. Program filter dapat diterapkan yntuk redirection maupun pipa. Yang berfungsi sebagai filter di antaranya: cat, wc, sort, tail, head dan grep.

6)   Substitusi Perintah.

Dilakukan dengan cara memberikan backquote di awal dan akhir perintah.

Contoh :

`perintah` (tidak sama dengan ‘perintah’)

7)   Pengelompokkan Perintah.

Simbol ( ) digunakan untuk mengombinasikan stdout atau stderr dari sejumlah perintah menjadi satu keluaran.

 

 

  1. F.   VI Editor.

 

Posisi VI dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Mode perintah.

Setiap pemakai masuk ke dalam editor Vi, langsung pada mode perintah. Pada kondisi ini, pemakai dapat melakukan:

a)   menggerakkan kursor.

b)  menghapus teks.

c)   mengubah teks.

d)  mencari kata.

e)   keluar dari vi ke shell.

 

  • Mode Penyisipan.

a)    untuk berpindah ke mode penyisipan dari mode perintah, dilakukan dengan mengetikkan  huruf i.

b)   untuk kembali ke mode perintah, dilakukan dengan menekan tombol <ESC>.

 

Ada beberapa cara untuk keluar dari editor Vi (harus pada mode perintah), yaitu:

1)  :wq <enter>, digunakan untuk menyimpan teks.

2)  😡 <enter>, digunakan untuk menyimpan teks.

3)  :zz , digunakan untuk menyimpan teks.

4)  :q! <enter>, keluar dari vi tanpa menyimpan.

 

Menggerakkan kursor:

  • h, satu karakter ke kiri.
  • l, satu karakter ke kanan.
  • j, satu karakter ke bawah.
  • k, satu karakter ke atas.
  • w, ke awal kata berikutnya.
  • e, ke akhir kata.
  • b, ke awal kata sebelumnya.
  • ^, ke karakter bukan spasi atau tab yang pertama.
  • 0, ke awal baris.
  • $, ke akhir baris.
  • |, ke awal baris.
  • n, ke kolom n.
  • -, ke karakter non-spasi pertama pada baris sebelum posisi kursor.
  • <enter>, ke karakter non-spasi pertama pada baris berikutnya.
  • (, ke awal kalimat.
  • ), ke awal kalimat berikutnya.
  • {, ke awal paragraf.
  • }, ke awal paragraf berikutnya.
  • %, ke pasangan dari ({[ atau ]}) yang terletak pada posisi kursor.

 

Menggerakkan layar:

  • z<enter>, menempatkan baris pada posisi kursor menjadi baris awal pada  layar.
  • z., menempatkan baris pada posisi kursor menjadi di tengah layar.
  • z-, menempatkan baris pada posisi kursor menjadi baris terakhir pada layar.
  • <ctrl-e>, layar bergerak naik satu baris.
  • <ctrl-y>, layat turun satu baris.
  • <ctrl-u>, tampilan bergerak turun setengah layar.
  • <ctrl-d>, tampilan bergerak naik setengah layar.
  • <ctrl-f>, tampilan bergerak naik satu layar penuh.
  • <ctrl-b>, tampilan bergerak mundur satu layar penuh.
  • nG, menuju baris ke-n.
  • $G, menuju baris terakhir.

 

Pembatalan/pengulangan perintah:

  • u, untuk membatalkan perintah terakhir yang dilakukan.
  • U, untuk membatalkan beberapa perintah yang telah dibuat pada satu baris (mengembalikan baris ke keadaan semula).
  • dot (.), untuk melakukan pengulangan perintah terakhir.

 

Menyisipkan teks:

  • a, meenambahkan teks mulai posisi sesudah kursor.
  • i, menambahkan teks mulai posisi sebelum kursor.
  • A, menambahkan teks setelah akhir baris.
  • I, menambahkan teks dimulai pada posisi karakter bukan spasi pertama.
  • o, menyisipkan baris kosong sesudah baris pada posisi kursor.
  • O, menyisipkan baris kosong sebelum baris pada posisi kursor.

 

Menghapus teks:

  • x, menghapus karakter pada posisi kursor.
  • nx, menghapus n karakter dari posisi kursor.
  • X, menghapus karakter di sebelah kiri kursor.
  • nX, menghapus n karakter di sebelah kiri kursor.
  • dd<enter>, menghapus baris yang ada pada posisi kursor.
  • d<enter>, menghapus dua baris dimulai dari posisi kursor (sama dengan 2dd).
  • ndd<enter>, menghapus 13 baris dimulai pada posisi kursor (sama dengan dnd), jika jumlah baris sesudah posisi kursor kurang dari 13, maka penghapusan dibatalkan.
  • d, menghapus teks dari awal baris hingga sebelum posisi kursor.
  • dw, menghapus dari posisi kursor sampai akhir kata.
  • dW, menghapus dari posisi kursor sampai akhir kata yang dipisah oleh spasi.
  • db, menghapus dari awal kata sampai sebelum posisi kursor semula.
  • dB, identik dengan db, kecuali pengertian kata di sini adalah yang dipisah oleh spasi.
  • d$, menghapus dari posisi kursor hingga akhir baris.
  • D, sama dengan d$.
  • d), menghapus dari posisi  kursor hingga akhir kalimat.
  • d(, menghapus dari  awal kalimat hingga sebelum posisi kursor.
  • d{, menghapus dari posisi kursor hingga akhir paragraf.
  • d}, menghapus dari awal kalimat hingga sebelum posisi kusor.

 

Mengganti teks:

  • r, mengganti tepat satu karakter pada posisi kursor adalah r (tanpa berada pada mode penyisipan).
  • nrq, mengganti n karakter dari posisi kursor dengan karakter q.
  • R, mengganti karakter  dimulai dari posisi kursor dan berhenti apabila pemakai menekan tombol <esc>.
  • s, mengganti satu karakter dengan beberapa karakter lainnya sampai tombol <esc> ditekan.
  • S, mengganti teks pada baris tempat kursor sedang berada.
  • cw, penggantian sampai akhir kata.
  • cW, penggantian sampai akhir kata yang dipisah oleh spasi.
  • cb, penggantian dari awal kata sampai sebelum posisi kursor.
  • cB, penggantian dari awal kata yang dipisah oleh posisi kursor.
  • cc, penggantian pada baris tempat kursor berada.
  • c, penggantian dari awal sampai sebelum posisi kursor.
  • c$, penggantian dari posisi kursor hingga akhir baris.
  • C, sama dengan c$.
  • c), penggantian dari posisi kursor sampai akhir kalimat.
  • c(, penggantian dari awal kalimat sampai sebelum posisi kursor.
  • c}, penggantian dari posisi kursor sampai akhir paragraf.
  • c{, penggantian dari awal paragraf sampai sebelum posisi kursor.
  • ~, mengganti huruf  kapital menjadi huruf kecil atau sebaliknya, pada posisi kursor.
  • n~, mengkonversi n karakter mulai dari posisi kursor.

 


G. Utilitas Aritmatika.

 

1)   expr

Merupakan utilitas yang biasa dipakai untuk melakukan perhitungan bilangan bulat dan operasi perbandingan . Operator yang digunakan:

  • +,  penjumlahan
  • -, pengurangan
  • \*, perkalian
  • /, pembagian
  • %, sisa pembagian
  • =, sama dengan
  • \<, kurang dari
  • \<=, kurang dari atau sama dengan
  • \>,  lebih dari
  • \>=, lebih dari atau sama dengan
  • !=, tidak sama dengan
  • \|, operator or
  • \&, operator and
  • :, operator match (digunakan untuk mencocokkan string operand kedua terhadap string operand pertama). Pencocokan dimulai dari karakter pertama dan hasilnya berupa jumlah karakter yang cocok.

 

2)   bc

Merupakan utilitas yang sangat bermanfaat untuk membantu melakukan perhitungan aritmatika, baik bilangan bulat maupun pecahan.

Operator yang ada di antaranya:

  • +, penjumlahan
  • -, pengurangan
  • *, perkalian
  • /, pembagian
  • %, sisa pembagian
  • ++, menaikkan nilai variabel sebesar satu
  • –, menurunkan nilai

 

3)   dc

Merupakan utilitas yang sama dengan bc, perbedaannya hanya pada bentuk notasi ekspresi aritmatikanya. Jika pada bc ekspresi aritmatika dinyatakan dengan operasi infix (operator berada di antara operand) maka pada dc dinyatakan dengan operasi postfix (operator berada di akhir dari dua operand).

Contoh:

 

bc (INFIX)

dc (POSTFIX)

2 + 3

2 3 +

a + b ^ c

a b c ^ +

 

  1. H.  Utilitas Teks.

 

1)   pg

  • Bentuk umum:

pg [ file…]

  • Merupakan perintah untuk menampilkan isi satu file atau lebih per layar.
  • Setiap data satu layar ditandai dengan simbol : pada bagian bawah layar.
  • Tombol <enter> digunakan untuk berpindah  layar.
  • Untuk keluar dari pg, digunakan tombol q <enter>.
  • Akhir file ditandai dengan (EOF): singkatan dari end of file.

 

 

2)   more

  • Bentuk umum:

more [ file…]

  • Digunakan untuk menampilkan isi satu file atau lebih per layar.
  • Setiap data satu layar ditandai dengan simbol -more pada bagian bawah layar dan diikuti dengan prosentase data yang telah ditampilkan ke layar.
  • Tombol <enter> digunakan untuk menggeser satu baris ke atas.
  • Untuk berpindah layar digunakan tombol <spasi>.
  • Untuk keluar dari more, digunakan tombol q.

 

3)   head

  • Bentuk umum:

head [-n] [ file ]

  • Digunakan untuk mendapatkan baris yang merupakan bagian awal dari suatu file.
  • Option -n digunakan jika hanya n baris pertama dari file yang akan ditampilkan ke standar output, jika tidak diberikan maka hanya 10 baris pertama dari file yang akan ditampilkan.

 

4)   tail

  • Bentuk umum:

tail [-n] [ file ]

  • Digunakan untuk mendapatkan bagian akhir dari suatu file, kebalikan dari head.
  • Option -n digunakan jika hanya n baris terakhir dari file yang akan ditampilkan ke standar output, jika tidak diberikan maka hanya 10 baris terakhir dari file yang akan ditampilkan.
  • Simbol + dapat digunakan untuk menggantikan simbol , jika data yang ingin ditampilkan dimulai dari baris ke-n sampai ke akhir file.

 

5)   line

  • Bentuk umum:

line [ < file ]

  • Digunakan untuk membaca baris pertama dari standar input ke standar output.
  • line < file sama dengan head -1 file.

6)   cmp

  • Bentuk umum:

cmp [ -l  | -s ]  file1  file2

  • Digunakan untuk membandingkan isi file1 dengan file2, terutama file biner.
  • Tidak akan memberikan keluaran apapun jika kedua file yang  dibandingkan ternyata sama.
  • Jika file1 dan file2 berbeda, maka karakter/byte dan nomor baris yang berbeda ditampilkan.
  • Option -s digunakan untuk memperoleh nilai exit saja ( 0 jika sama dan 1 jika tidak sama) dan option -l digunakan untuk menampilkan nomor baris dalam bentuk desimal dan karakter kedua file yang berbeda dalam kode oktal.

 

7)   diff

  • Bentuk umum:

diff [ -b | -e | -f | -h ]  file1  file2

  • Digunakan untuk memberitahukan perbedaan dari dua file teks, dimana pembandingan dilakukan perbaris.
  • Setelah perintah ini digunakan, ada beberapa karakter yang perlu diperhatikan. Di antaranya adalah < (menyatakan file1), > (menyatakan file2), a (append), c (change) dan d (delete).
  • Option:

–     b, Untuk mengabaikan seluruh karakter whitespace (spasi dan tab)

–     e, Digunakan untuk membangkitkan perintah a, c, atau d guna menciptakan file2 dari file1

–     f, Untuk menghasilkan perintah dalam urutan terbalik.

–     h, Untuk file yang berukuran besar.

 

8)   diff3

  • Bentuk umum:

diff3 [ -e | -x ]  file1  file2  file3

  • Digunakan untuk membandingkan isi dari 3 file dan memberitahukan perbedaannya ke standar output.
  • Setelah perintah ini dijalankan ada beberapa karakter yang perlu diperhatikan, yaitu: ==== (ketiga file berbeda), ====n  (file ke-n berbeda)
  • Setelah itu ada format yang perlu diperhatikan, yaitu:

a)    f:n a, teks perlu ditambahkan setelah baris n pada file f.

b)   f:n1 n2 c, teks perlu  diubah dari baris n1 sampai n2 pada file f.

  • Option:

–     e, keluarannya berisi langkah untuk mengubah file1 dan file2 agar menjadi file3 (hanya untuk pembandingan file yang menghasilkan kode “====” atau “====3”.

–     x, serupa dengan -e namun hanya berlaku khusus untuk kondisi “====”

 

9)   comm3

  • Bentuk umum:

comm [ -123 ] file1  file2

  • Digunakan untuk memberitahukan perbedaan atau persamaan baris dari dua buah file.
  • File1 dan file2 merupakan dua buah file yang telah diurutkan.
  • Jika tanpa option, laporan yang dihasilkan dalam bentuk tiga kolom  (kolom ke-1 memberitahukan isi yang hanya terdapat pada file1 dan kolom ke-2 pada file2 dan kolom ke-3 adalah isi yang terdapat pada file1 dan file2).
  • Apabila option disebutkan, maka kolom yang bersesuaian dengan option tidak akan ditampilkan.

 

10) grep (global regular expression printer)

  • Bentuk umum:

grep [ option ]  ‘regular_ekspresi’ [ file… ]

  • Digunakan untuk mencari string pada suatu file dengan melibatkan regular ekspresi.
  • Regular ekspresi yang ada:

a)    . Sebarang karakter tunggal.

b)   * Nol atau sejumlah karakter apa saja.

c)    [] Sebuah karakter yang terletak di dalam tanda [].

d)   [^…] Selain karakter yang terletak sesudah tanda ^ dan sebelum ].

e)    ^ Terletak di awal baris.

f)    $ Terletak di akhir baris.

g)   \(expr\) Cocok dengan ekspresi expr.

h)   \n Cocok dengan n ekspresi (n berupa bilangan bulat).

 

11) fgrep (fixed grep atau fast grep)

  • Bentuk umum:

fgrep [ option ] [ file… ]

  • Digunakan untuk mencari beberapa string  tetapi pemakaian regular ekspresi tidak didukung.
  • Di antara keluarga grep, fgrep merupakan program yang menggunakan memori paling sedikit.
  • Pencarian beberapa string harus diletakkan pada baris yang berlainan. Dimana target  awal  diawali  dengan ‘  atau “ dan target terakhir diakhiri dengan ‘ atau “.

 

12) egrep (extended grep)

  • Bentuk umum:

egrep [ option ]  ‘regular_ekspresi’ [ file… ]

  • Digunakan untuk mencari beberapa string dan dapat melibatkan regular ekspresi.
  • Perintah ini menggunakan memori lebih banyak daripada dua perintah lainnya, namun memberikan kecepatan yang paling tinggi.
  • Regular ekspresi \( dan \) tidak ada pada egrep.
  • Regular ekspresi tambahan:

a)    + Cocok dengan satu atau beberapa karakter yang terletak di depan tanda ini.

b)   ? Cocok dengan nol atau beberapa karakter yang terletak di depan tanda ini.

c)    | atau.

d)   ( ) Penggolongan.

 

13)  sort

  • Bentuk umum:

sort [ option ] [ file… ]

  • Digunakan untuk mengurutkan data yang terdapat pada satu atau beberapa file, dan hasilnya  diletakkan ke standar output.
  • File yang akan diurutkan memiliki organisasi seperti: record, field, dan kunci.
  • Secara default, hasil pengurutan dalam bentuk ascending.

 

14) cut

  • Bentuk umum:

cut -clist [ file… ]

cut –list [ -d char ] [ -s ] [ file…]

  • Digunakan untuk mengambil data tertentu berdasarkan kolom atau field dari suatu file.
  • list digunakan untuk menyatakan range, seperti:1,4,7,1-3.
  • clist digunakan jika kolom yang dijadikan sebagai patokan pengambilan data.
  • list digunakan jika data yang diambil ditampilkan perbaris.
  • Option:

–     d diikuti sebuah karakter menyatakan karakter yang dipakai sebagai pembatas antarfield, jika tidak disertakan maka karakter tab yang dijadikan sebagai pemisah field.

–     s akan mengabaikan baris yang tidak punya pembatas.

 

15) paste

  • Bentuk umum:

paste [ -s ] [ -dlist ] [ file… ]

  • Digunakan untuk merekatkan sejumlah baris dari beberapa file, yang dilakukan baris perbaris. Baris pertama file ke-1 direkatkan dengan baris pertama file ke-2.
  • Option:

-s, digunakan untuk menggabungkan isi file secara sekuensial, -dlist, lihat perintah cut.

 


LAPORAN PENDAHULUAN

1)   Tulis beberapa utilitas file dan direktori beserta penjelasan dari contoh penggunaanya (min. 5)!

2)   Tulis beberapa utilitas teks beserta penjelasan dari contoh penggunaanya (min. 5)!

3)   Tulis beberapa utilitas layar beserta penjelasan dari contoh penggunaanya (min. 3)!

4)   Tulis beberapa utilitas aritmetika beserta penjelasan dari contoh penggunaanya (min. 3)!

5)   Bagaimana cara menulis naskah dengan editor vi? Jelaskan dari mulai prompt, menulis hingga menyimpan dan keluar.

15)Sebutkan direktori-direktori yang berada di bawah direktori root, yang bersifat standar dan jelaskan isi yang terdapat di dalam direktori tersebut !

16)Jenis file yang terdapat di dalam Linux adalah file biasa, direktori dan file spesial. Jelaskan masing-masing file tersebut !

17)Apakah yang dimaksud dengan home direktori, dan apa akibatnya jika seorang  pemakai tidak memiliki home direktori ?

18)Jelaskan bagaimana penamaan direktori dan file dalam sistem operasi Linux !

19)Jelaskan istilah-istilah berikut:

Metacharacter, Wildcard, Redirection, Pipe dan Filter.

20)Sebutkan program dalam lingkungan Linux yang berfungsi sebagai filter (minimal empat)!

21)Pada editor Vi, secara umum terdapat dua mode yaitu mode perintah dan mode penyisipan. Jelaskan masing-masing mode tersebut!

22)Bagaimanakah cara untuk menggerakkan kursor di dalam editor Vi (minimal 10)?

23)Dan bagaimanakah menyisipkan, menghapus dan mengganti teks ?

24)Dapatkah kita menjalankan perintah Linux dari editor vi ? Jika Ya, bagaimanakah caranya?

 

MATERI PRAKTIKUM

 

1)   Utilitas-utilitas file dan direktori.

2)   Utilitas-utilitas teks.

3)   Beberapa utilitas layar.

4)   Utilitas aritmetika.

5)   Menulis naskah dengan editor vi.

 

Soal Latihan

LAPORAN AKHIR

 

1)   Apakah yang dimaksud dengan sistem operasi ?

2)   Sebutkan beberapa sistem operasi yang anda ketahui, dan sebutkan di antaranya yang dapat mendukung kerja banyak pemakai dalam suatu saat !

3)   Sebutkan kemampuan yang dapat diberikan sistem operasi Linux bagi seorang pemakai !

4)   Terangkan istilah-istilah berikut: utilitas, shell dan kernel.

5)   Apa yang anda ketahui mengenai sistem operasi  Linux ?

6)   Perintah apa yang memungkinkan seorang pemakai dapat masuk ke dalam sistem operasi Linux, dan bagaimana bentuk umumnya ?

7)   Dalam sistem operasi Linux, hal apa saja yang dapat menghalangi seorang pemakai yang tidak di-ijinkan untuk masuk ke jaringan ?

8)   Pemakai yang telah masuk ke dalam jaringan jika  hendak ke luar akan menggunakan perintah  logout,  apa akibatnya jika pemakai tersebut untuk melakukan perintah tersebut ?

9)   Sebutkan beberapa perintah Linux (minimal 8), dan sebutkan kegunaan serta bentuk umumnya !

10)Apakah kegunaan dari perintah stty ?

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s